Sanggar Raras Pratiwi, Konco Dewe Face Painting, dan Komunitas Sigrak Bawono Tampil dalam Tari Kolosal “Babad Mahardika” di Hari Jadi ke-1119 Kota Magelang
doc.sbt_media
Magelang, [13 April 2025] — Dalam momentum perayaan Hari Jadi Kota Magelang yang ke-1119, kelompok gabungan Sanggar Raras Pratiwi, Konco Dewe Face Painting, dan Komunitas Sigrak Bawono kembali dipercaya untuk terlibat dalam sebuah karya besar, yakni tari kolosal “Babad Mahardika” yang digelar megah di Alun-Alun Kota Magelang.
Pertunjukan kolosal ini disutradarai oleh seniman berbakat Gepeng Nugraho, dan melibatkan kolaborasi lintas komunitas serta sekolah, termasuk SMKN 1 Kota Magelang, SMKN 3 Kota Magelang, SMAN 2 Kota Magelang, dan SMAN 4 Kota Magelang.
doc.sbt_mediaDalam balutan tari yang penuh semangat dan nilai historis, “Babad Mahardika” menjadi medium ungkapan cinta terhadap Kota Magelang. Melalui gerak yang energik, kostum dan rias wajah artistik, serta penghayatan penuh makna, para penampil berhasil membangkitkan nuansa kejayaan masa lalu sekaligus semangat generasi masa kini untuk terus menjaga jati diri budaya lokal.
Keterlibatan Sanggar Raras Pratiwi menampilkan kekuatan koreografi yang berakar pada tradisi; Konco Dewe Face Painting memberikan sentuhan visual dramatis yang menghidupkan karakter; dan Komunitas Sigrak Bawono menanamkan kedalaman pesan melalui narasi dan simbolik gerak.
doc.sbt_media
Partisipasi mereka bersama pelajar-pelajar dari berbagai sekolah di Kota Magelang membuktikan bahwa kolaborasi lintas generasi dan lintas institusi dapat melahirkan karya monumental yang membanggakan.
doc.sbt_mediaTari kolosal “Babad Mahardika” bukan hanya menjadi hiburan dalam perayaan hari jadi kota, namun juga menjadi cermin kekuatan seni sebagai pengikat identitas, sejarah, dan harapan masa depan.





Hormat dan bangga! Semangat berkesenian seperti inilah yang bikin Magelang makin bersinar!
BalasHapusBukti nyata bahwa budaya kita luar biasa. Terima kasih sudah menghadirkan karya seindah ini,
BalasHapusSukses selalu untuk sanggar Raras pratiwi